Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 17 Juni 2012

Pengaruh Pemberian Heparin Selama 7 Hari Terhadap Status Hiperkoagulasi Penderita Ulkus Kaki Diabetik


Judul :
Pengaruh Pemberian Heparin Selama 7 Hari Terhadap Status Hiperkoagulasi Penderita Ulkus Kaki Diabetik

Tanggal Terbit :

Penulis :
Faizal Drisa Hasibuan

Pembimbing :
Dairion Gatot, Dharma Lindarto

Divisi :
Hematologi-Onkologi Medik

Latar Belakang :
Ulkus kaki dan komplikasinya penyebab penting mortalitas dan morbiditas penderita diabetes. Secara umum Diabetes Mellitus akan disertai dengan keadaan protrombotik yaitu perubahan-perubahan proses trombosis dan fibrinolisis.
Trombosis menjadi salah satu penyulit yang dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas dalam pengelolaan komplikasi ulkus kaki daibetik.  Salah satu upaya untuk mengurangi kecacatan dan kematian akibat ulkus kaki diabetik dapat dilakukan dengan mencegah terjadinya trombosis melalui pemberian antikoagulan dan anti aggregasi trombosit. Sampai saat ini penggunaan antikagulan belum menjadi perhatian dalam penanganan ulkus kaki diabetik. Heparin dikatakan bekerja melalui efek trombolisis secara tidak langsung dan efek antikoagulasi.  Untuk itu kami ingin mengetahui efektifitas dari heparin dalam penanganan hiperkoagulasi pada ulkus kaki diabetik.

Tujuan :
Untuk mengetahui adanya perubahan status koagulasi pada penderita ulkus kaki diabetik setelah pemberian heparin dibandingkan dengan kontrol.    

Metode :
16 subjek penderita ulkus kaki diabetik dengan status hiperkoagulasi dilakukan uji klinis dengan mengukur parameter status koagulasi sebelum dan sesudah pemberian Heparin 5000 3 kali sehari selama 7 hari dan dibandingkan dengan 16 orang kontrol yang tidak mendapat heparin.

Hasil :
Setelah 7 hari terapi didapatkan peningkatan rerata D dimer yang signifikan (p=0,05) dan penurunan fibrinogen pada subjek (p=0,045) dibandingkan kontrol sementara rerata rasio PT, INR, rasio APTT, rasio TT tidak dijumpai perubahan yang bermakna.
 
Kesimpulan : 
Pemberian Heparin selama 7 hari pada penderita ulkus kaki diabetik dengan status hiperkoagulasi bermakna ditandai oleh peningkatan kadar D dimer sebagai penanda peningkatan aktifitas fibrinolisis dan perbaikan koagulasi yang ditandai penurunan kadar fibrinogen menuju normal.
 
Kata Kunci : 
Rasio PT, INR, rasio aPTT, rasio TT.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates