Judul :
Pengaruh Modifikasi Pola Hidup Dengan Atau
Tanpa Metformin Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Profil Lipid pada Penderita
Obesitas
Tanggal Terbit :
21 Oktober 2010
Penulis :
Hendra Zufri
Pembimbing :
Mardianto, Dharma Lindarto
Divisi :
Endokrin dan Metabolik
Latar Belakang :
Obesitas sering dijumpai saat ini dan
berkaitan dengan banyak masalah kesehatan di masyarakat. Modifikasi pola hidup
atau saat ini dikenal sebagai pola hidup medik (PHM) termasuk di dalamnya
pengurangan kalori makanan dan aktifitas fisik merupakan terapi lini pertama
pada obesitas, walaupun target terapi sangat sulit dicapai dengan terapi ini
saja. Terkadang terapi farmakologi sangat dibutuhkan untuk mencapai target
berat badan jangka lama pada pasien obesitas. Adanya efek penurunan berat badan
pada terapi metformin kelihatannya menjanjikan, walaupun dari beberapa
penelitian sebelumnya masih terdapat kekurangan baik dalam jumlah sampel maupun
desain penelitian.
Tujuan :
Melihat pengaruh pola hidup medik dengan atau
tanpa metformin terhadap kadar glukosa darah dan lipid pada penderita obesitas.
Bahan dan Cara :
Dilakukan randomisasi pada 37 pasien obesitas
(18 pria dan 19 wanita, rerata usia 34,05 tahun, rerata Indeks Masa Tubuh (IMT)
30,97 kg/m2) ke dalam 19 pasien dengan intervensi pola hidup medik
dan placebo sebagai kelompok kontrol. Penelitian dilakukan selama 12 minggu
dalam periode Maret – September 2010 di poliklinik Endokrin dan Metabolik RSUP
H. Adam Malik Medan. Hasil yang diamati setelah 12 minggu meliputi perubahan
parameter antropometri, kadar glukosa darah dan profil lipid.
Hasil :
Pada kelompok dengan pola hidup medik dan
metformin didapat adanya perbaikan berat badan - 8,2%, lingkar pinggang – 10,2
% Indeks Masa Tubuh (IMT) – 8,3%, tekanan darah sistolik – 6,8 mmHg, tekanan
darah diastolik – 4,9 mmHG, kadar glukosa darah puasa – 8,7%, kadar glukosa
darah 2 jam post prandial – 11,7%, kolesterol total – 15,09%, kolesterol LDL –
20,08% dan trigliserida sebesar – 39,09% dan kesemuanya lebih baik dibanding
kelompok plasebo dan bermakna secara statistik. Sedangkan pada
parameter berat badan – 5,02%, lingkar pinggang – 3,8%, IMT -6,5% dan kadar
trigliserida sebesar -25,04%. Efek samping penggunaan metformin pada penelitian
ini kecil dan relatif sama dengan plasebo.
Kesimpulan :
Didapat adanya perbaikan parameter
antropometri, tekanan darah, kadar glukosa darah dan profil lipid yang lebih
baik dan bermakna pada kelompok dengan pola hidup medic dan metformin
dibandingkan kelompok control yang hanya menggunakan placebo setelah 12 minggu.
Kata Kunci :
Pola hidup medik, metformin, parameter antropometri, kadar glukosa
darah, profil lipid.


01.19
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar