Judul :
Kadar Adiponektin Plasma Pada Tingkatan
Keparahan Sirosis Hati
Tanggal Terbit :
Penulis :
Lenni Sihotang
Pembimbing :
Mabel Sihombing, Dharma Lindarto
Divisi : Gastro Entero Hepatologi
Latar Belakang :
Pada Sirosis Hati dilaporkan terjadi gangguang
sensitifitas insulin diikuti dengan perubahan metabolisme glukosa seperti
tingginya prevalensi resistensi insulin dan intoleransi glukosa, dan
adiponektin secara langsung berkorelasi dengan sensitifitas insulin dan
berkorelasi secara negatif dengan kadar transaminase serum, namun studi
sebelumnya menyebutkan bahwa kadar adiponektin plasma meningkat pada Sirosis
hati dan peningkatan ini sejalan dengan semakin memberatnya tingkat kerusakan
sirosis hati.
Tujuan :
Untuk mengetahui perbedaan kadar adiponektin
plasma pada penderita Sirosis hati sesuai dengan tingkat keparahan menurut
criteria Child Pugh.
Metode :
Penelitian dilakukan mulai bulan Maret 2010
sampai dengan Juli 2010 dengan metode potong lintang. Jumlah peserta yang
diperiksa adalah 30 orang penderita sirosis hati yang berobat rawat jalan di
poliklinik dan rawat inap Gastroentero Hepatologi RS HAM. Semua penderita
dilakukan anamnesa, pemeriksaan fisik, USG, pemeriksaan laboratorium, dan
adiponektin plasma. Kadar adiponektin berdasarkan criteria Child Pugh diuji
dengan Anova.
Hasil :
Kadar adiponektin meningkat pada pasien
Sirosis dibanding dengan nilai normalnya (12,93 + 6,99 µg/ml vs 5-10
µg/ml), dan adiponektin plasma meningkat sejalan dengan meningkatnya tingkat
kerusakan hati (Child A : Child B : Child C = 2,6 + 1,1 µg/ml : 9,8 +
3,2 µg/ml : 17,5 + 5,6 µg/ml, p < 0,001) serta didapatkan korelasi
negative antara adiponektin dengan IMT, albumin dan KGD puasa serta korelasi
positif dengan bilirubin total dan SGOT.
Kesimpulan :
Kadar adiponektin plasma menginkat pada
pasien Sirosis hati dan peningkatan ini sejalan dengan tingkat kerusakan hati.
Kata Kunci :
Sirosis hati, adiponektin plasma, Child Pugh


01.22
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar