Judul :
Hubungan Skor Keparahan Dispepsia
Dengan Tingkat Kerusakan Mukosa Lambung Secara Endoskopi
Tanggal Terbit :
22 Maret 2011
Penulis :
Rudy Dwi Laksono
Pembimbing :
Gontar A. Siregar, Lukman Hakim
Zain
Divisi :
Gastroenterologi Hepatologi
Latar Belakang :
Keluhan dispepsia merupakan keadaan klinis yang sering dijumpai dalam
praktek praktis sehari-hari. Pemeriksaan endoskopi biasanya dilakukan untuk
mengevaluasi keluhah dispepsia tersebut. Kuesioner telah dikembangkan uintuk
mengukur tingkat keparahan gejala gastointestinal. Kuesioner tersebut dapat
digunakan untuk mengukur gejala terutama respon terhadap pengobatan dengan
lebih obyektif.
Tujuan :
Untuk mengetahui adanya hubungan antara skoring tingkat keparahan dan
gambaran endoskopi pada pasien dispepsia.
Metode :
Penelitian potong lintang, diskriptif analitik dilakukan terhadap 44 pasien
dispepsia yang melakukan pemeriksaan secara rutin pada poliklinik
Gastroentero-Hepatologi RSUP,H, Adam Malik dan RS. Permata Bunda Medan dari
bulan November 2010 hingga Januari 2011. Dilakukan anamnesis, pemeriksaan
fiisik, laboratorium, endoskopi dan skoring dispepsia dengan sistem PADYQ .
Penilaian dengan menggunakan Uji Anova dan bentuk tabulasi yang didiskripsikan
Hasil :
Terdapat korelasi posotif antara skor keparahan dispepsia dengan sistem
PADYQ terhadap tingkat keparahan
kerusakan mukosa lambung secara endoskopis. Tidak terdapat korelasi antara skor
dispepsia dengan faktor demografi dan hasil laboratorium, kecuali dengan jumlah
lekosit (p=0,043)
Kesimpulan :
Skor keparahan dispepsia sistem PADYQ
berkorelasi positif dnegna tingkat kerusakan mukosa lambung secara
endoskopi.
Kata Kunci :
skor keparahan dispepsia, tingkat kerusakan mukosa lambung, endoskopi.


01.29
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar