Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 17 Juni 2012

Hubungan Skor Keparahan Dispepsia Dengan Tingkat Kerusakan Mukosa Lambung Secara Endoskopi


Judul :
Hubungan Skor Keparahan Dispepsia Dengan Tingkat Kerusakan Mukosa Lambung Secara Endoskopi

Tanggal Terbit :
22 Maret 2011

Penulis :
Rudy Dwi Laksono

Pembimbing :
Gontar A. Siregar, Lukman Hakim Zain

Divisi :
Gastroenterologi Hepatologi

Latar Belakang :
Keluhan dispepsia merupakan keadaan klinis yang sering dijumpai dalam praktek praktis sehari-hari. Pemeriksaan endoskopi biasanya dilakukan untuk mengevaluasi keluhah dispepsia tersebut. Kuesioner telah dikembangkan uintuk mengukur tingkat keparahan gejala gastointestinal. Kuesioner tersebut dapat digunakan untuk mengukur gejala terutama respon terhadap pengobatan dengan lebih obyektif.

Tujuan : 
Untuk mengetahui adanya hubungan antara skoring tingkat keparahan dan gambaran endoskopi pada pasien dispepsia.

Metode : 
Penelitian potong lintang, diskriptif analitik dilakukan terhadap 44 pasien dispepsia yang melakukan pemeriksaan secara rutin pada poliklinik Gastroentero-Hepatologi RSUP,H, Adam Malik dan RS. Permata Bunda Medan dari bulan November 2010 hingga Januari 2011. Dilakukan anamnesis, pemeriksaan fiisik, laboratorium, endoskopi dan skoring dispepsia dengan sistem PADYQ . Penilaian dengan menggunakan Uji Anova dan bentuk tabulasi yang didiskripsikan

Hasil : 
Terdapat korelasi posotif antara skor keparahan dispepsia dengan sistem PADYQ  terhadap tingkat keparahan kerusakan mukosa lambung secara endoskopis. Tidak terdapat korelasi antara skor dispepsia dengan faktor demografi dan hasil laboratorium, kecuali dengan jumlah lekosit (p=0,043)

Kesimpulan :
Skor keparahan dispepsia sistem PADYQ  berkorelasi positif dnegna tingkat kerusakan mukosa lambung secara endoskopi.

Kata Kunci :
skor keparahan dispepsia, tingkat kerusakan mukosa lambung, endoskopi.  

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates