Judul :
Hubungan Perilaku Berisiko Dengan Kekerapan Infeksi HIV pada Penghuni
Lembaga Permasyarakatan Medan
Tanggal Terbit :
28 Januari 2010
Penulis :
Wahyu Diansyah
Pembimbing :
Tambar Kembaren
Divisi :
Penyakit Tropik & Infeksi
Latar Belakang :
Kasus infeksi HIV/AIDS terus meningkat sepanjang tahun. Umumnya penderita
HIV/AIDS paling sering dijumpai pada kelompok usia produktif. Narapidana di
Indonesia positif HIV terus meningkat jumlahnya. Data Depkes menunjukkan di
tahun 2000, 17,5% dari semua narapidana positif HIV dan jumlah ini meningkat
menjadi 22% di tahun 2002. Belum dialporkan angka kejadian infkesi HIV/AIDS
pada narapidana dewada muda usia 15-21 tahun.
Tujuan :
Untuk mengetahui hubungan perilaku berisiko dengan kekerapan HIV penghuni
Lapas anak kelas IIA Tanjung Gusta di Medan.
Metode :
Penelitian dilkukan secara potong lintang yang berlangsung dari bulan
Febaruari sampai Oktober 2009, dengan melibatkan 78 narapidana di Lapas Tanjung
Gusta Medan. Dilakukan pemeriksaan Rapid
Test dan kuesioner tentang perilaku berisiko narapidana.
Hasil :
Dari 78 narapidana ditemukan 4 orang (5,1%) yang HIV positif secara Rapid
Test. Ada hubungan perilaku narkoba suntik dengan terjadinya infeksi HIV
(p=0,01), ada hubungan perilaku kegiatan pentatoan dengan terjadinya infeksi
HIV (p=0,022), tidak ada hubungan perilaku sex bebas dengan terjadinya infeksi
HIV (p=0,348), tidak ada hubungan perilaku homosex dengan terjadinya infeksi
HIV (p=0,505)
Kata Kunci :
Narapidana, Perilaku berisiko, Rapid Test, Infeksi HIV/AIDS.


01.32
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar