Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 17 Juni 2012

Efektifitas Penambahan Glukosamin HCL-Kondroitin Sulfat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dan Indeks Lequesne Pada Pasien Osteoartritis Lutut


Judul :
Efektifitas Penambahan Glukosamin HCL-Kondroitin Sulfat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dan Indeks Lequesne Pada Pasien Osteoartritis Lutut

Tanggal Terbit :
16 Juli 2009

Penulis :
Kurniakin WS. Girsang

Pembimbing :
OK. Moehad Sjah

Divisi :
Reumatologi

Latar Belakang :
Glukosamin HCL-Kondrotin Sulfat merupakan salah satu Disease Modifying Osteoartritis Drug (DMOD) dilaporkan efektif dalam menatalaksana osteoratritis lutut berdasarkan beberapa penelitian terakhir.  Efektivitas obat ini dalam menurunkan intensitas nyeri dan perbaikan klinis masih diperdebatkan.

Tujuan : 
Untuk mengetahui efektifitas pemberian glukosamin HCL-kondroitin sulfat dalam menurunkan intensitas nyeri dan indeks Lequesne (klinis) pada pasien osteoartritis sendi lutut.

Metode : 
32 pasien osteoartritis lutut dengan grade 2-3 dilakukan secara uji klinis dengan penilaian intensitas nyeri (Visula Analoque Scale) dan progresifitas penyakit (indeks lequesne) pada kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol sebelum dan seduah pemberian Glukosamin HCL-Kondroitin Sulfat dengan dosis 1500/1200 mg selama 12 minggu. Setiap 2 minggu dimonitor efek samping obat dan dievaluasi intensitas nyeri dan indeks lequesne.

Hasil : 
Didapatkan 32 pasien yang dibagi dalam dua kelompok, 16 pasien kelompok Glukosamin HCl-Kondroitin Sulfat (GKS) dan 16 pasien kelompok placebo. Satu pasien dari kelompok GKS dan satu pasien dari kelompok placebo drop out. Terdapat perbedaan bermakna dalam penurunan intensitas nyeri antara kelompok perlakuan dan kelompok placebo pada minggu ke dua sampai minggu k dua belas pengobatan (4,32 + 1,404 vs 6,11 + 1,576 ; p=0,02 ; 1,99 + 1,93 vs 5,76 + 1,51 ; p=0,001 ; 1,25 + 1,74 vs 5,68 +  1,46 ; p=0,001 ;  0,47 + 0,79 vs 5,52 + 1,47 ; p=0,001 ; 0,11 + 0,45 vs 5,46 + 1,517 ; p=0,001 ; 0,11 + 0,45 vs 5,46 + 1,52 ; p=0,001) dan terdapat juga perbedaan bermakna dalam penurunan indeks lwquesne antara kelompok perlakuan dan kelompok placebo pada minggu ke empat sampai minggu ke dua belas pengobatan (3,56 + 1,896 vs 8,75 + 4,420 ; p=0,001 ; 2,00 + 1,731 vs 8,38 + 4,241 ; p=0,001 ; 1.56  + 1,315 vs 8,38 + 4,241 ; p=0.001 ; 1,25 + 1,438 vs 8,38 + 4,241 ; p=0,001 ; 1,25  + 1,438 vs 8,38 + 4,241 ; p=0,001.

Kesimpulan :
Glukosamin HCL-Kondroitin Sulfat efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan indkes lequesne pada pasien osteoartritis lutut.

Kata Kunci :
Osteoartritis Lutut, VAS, Indkrs Lequesne, Glukosamin HCL-Kondroitin Sulfat..

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free Wordpress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Templates